Komet Minor, Klan dalam Perut Ikan Raksasa

Sumber: Pinterest

Buku dibuka dengan portal Klan Komet Minor yang akan terbuka di pulau hari minggu, Si penghianat yang membuka portal tersebut. Dalam keadaan genting tersebut Ali memanggil Bartozar. Bartozar datang dan menarik Raib dkk mengikuti Tanpa Mahkota ke dalam perut ikan raksasa. Portal ke Klan Komet Minor adalah melalui perut ikan Raksasa. Bartozar berhasil melumpuhkan Tanpa Mahkota sementara dan bersama Raib dkk kabur untuk mencari pusaka Klan Komet Minor. Klan Komet Minor adalah klan yang hidup secara nomaden, nomaden dengan membawa rumah mereka. Bartozar, Raib dkk harus menemukan pusaka yang keberadaannya sengaja disembunyikan dan tidak diketahui oleh masyarakat saat ini. Setelah bertemu dengan salah satu pemburu, mereka mendapatkan informasi mengenai pusaka yang ternyata telah dipotong menjadi tiga bagian. Dengan teman perjalanan baru yang keren, sanggupkah Raib dkk menemukan potongan pusaka terlebih dahulu dibandingkan dengan Tanpa Mahkota?
"Dari dulu, semua orang penting Klan Bulan, Klan Matahari, bahkan Faar menganggapku demikian. Seolah aku adalah solusi masalah sebesar apapun. Entahlah itu sebuah pujian atau beban tidak berkesudahan dalam hidupku. Lihatlah, malam ini, aku bahkan tidak bisa membantu Seli. Hanya bisa menunggu sesak" -Raib
Buku ini merupakan buku keenam dari serial Bumi milik Tere Liye. Seperti judulnya buku ini menceritakan petualangan Raib, Seli, Ali dan Bartozar di Klan Komet Minor.  Perjalanan Raid, dkk dari awal sudah ditemani oleh Bartozar, seorang mantan pengintai yang handal dari Klan Bulan. Pada awal buku, Bartozar berhasil menampilkan kehebatannya dengan bertarung melawan Tanpa Mahkota dan berhasil melumpuhkanya, yahh walaupun hanya sementara. Tidak terbayang bagaimana Raib, dkk bila dalam perjalanan kali ini tidak ditemani oleh Bartozar. Bartozar yang menyelamatkan mereka dari kapal, menyelamatkan dari serangan Tanpa Mahkota karena mengikuti masuk ke portal, menyelamatkan mereka dari cacing, menemukan Entre, melewati ujian arci, berperan sebagai monster untuk bertemu Lady Oopra, kabur dari dari Tanpa Mahkota melalui cerminya. Batozar, Master B, membaca bagian karakter ini selalu menyenangkan. Seseorang yang dapat menjadi guru yang tidak pernah Raib, Ali dan Seli punyai, terlebih lagi sikap tenang dan selera humornya. Kalau kamu Batozar kamu bebas mengejek Tanpa Mahkota ataupun Ali. Selain Bartozar, karakter utama justru terlihat tidak banyak perkembangannya, bahkan Raib masih digambarkan begitu sempurna. 

Perkembangan karakter di buku keenam ini masih tidak jauh berbeda dengan buku-buku sebelumnya, kecuali Ali yang sudah bisa menghormati orang lain, orang tersebut adalah Bartozar. Raib masih terlalu overpower, dan Seli masih tetap peran pendamping. Aku nggak pernah masalaah dengan karakter yang dibuat Tere Liye di buku lain (Pergi, Pulang, Negeri Para Bedebah, Negeri di Ujung Tanduk) tapi dalam serial bumi ini banyak sekali karakter yang bukan my cup of tea, aku menunggu perkembangan karakternya sampai buku keenam ini dan masih belum terlihat jelas, karakter ya bukan kekuatan tokohnya. Berharap buku selanjutnya buka menggunakan sudut pandang Raib.

Masih tentang Raib, hal yang paling membuat terganggu dengan narasi Raib jika sudah menyangkut Ali  seperti tiap kali Raib mengejek atau bersikap sarkas terhadap Ali, maksudku ini hanya pendapat pribadi. Raib selalu kesal kalau memang apa yang diucapkan Ali itu benar. Kadang menyepelehkan pengetahuan Ali, kadang mengakui Ali emang genius,. 
"Aku tahu sekarang" Ali bergumam. masih memperhatikan sekitar.Aku dan Seli menoleh kepadanya. Si genius in tau apa?
Lanjut ketokoh penjahat utama, si Tanpa Mahkota. Tanpa Mahkota digambarkan memiliki kekuatan yang sangat besar, bahkan Bartozar tidak mampu mengalahkannya jika Tanpa Mahkota sudah mengubah mode menjadi serius. Salah satu lawan yang sanggup menyaingi Tanpa Mahkota adalah Finale. Tanpa Mahkota memang memiliki kekuatan yang keren, tapi entah kenapa dia tidak memiliki karisma sebagai seorang penjahat di buku ini. Padahal, dibuku sebelumnya cerita mengenai Tanpa Mahkota selalu menarik untuk dibaca. Tanpa Mahkota terlalu percaya diri untuk bergerak sendiri di Klan Komet Minor, bukankah dia juga memiliki pasukan atau pengikut. Kekuasaan tertinggi adalah mereka yang dapat mempengaruhi orang lain untuk bergerak sesuai keinginannya. 

Selain membahas mengenai karakter dibuku ini, ayo melihat gambaran mengenai Klan Komet Minor. Aku masih dapat menikmati gambaran Tere Liye mengenai Lingkungan suatu klan, dari buku pertama sampai buku keenam tiap klan memiliki kehidupan yang berbeda. Klan Komet Minor digambarkan dengan teknologi yang lebih maju daripada Klan Bintang dengan masyarakat yang sangat menyukai benda-benda minimalis. Klan Komet Minor digambarkan sebagai daerah netral yang menjadi tempat persinggahan petualang dari klan lain. Klan ini memang memiliki teknologi yang keren tapi Lingkungan hijaunya juga tidak kalah keren, dengan berbgai macam tumbuhan dan hewan yang eksotis. Di tempat ini Raib dkk juga bertemu dengan petualang lain dari Klan Proxima Centauri bernama ST4R dan SP4RK. Aku menantikan cerita mereka berdua dengan penokohan yang lebih dewasa. 
"Ini bukan permainan anak-anak, Nona Seli. kalian mungkin senang dengan permainan petualangan ini. Kalian menemukan rintangan, memecahkan masalahnya, lantas maju lagi ke tahap berikutnya..."-Tanpa Mahkota
“Apa itu definisi keluarga? Aku tidak tahu. Aku lebih memilih menjalaninya. Mengusir rasa takut kehilangan. Mengusir rasa takut pulang, takut menyingkap semua masa lalu. Atau mengusir rasa takut jika esok lusa kekecewaan akan datang. Mengusir semuanya, lantas memeluknya dengan erat, hari ini, inilah keluargaku. Aku menjalaninya, tidak akan pernah pusing apa definisinya. Itulah keluarga menurutku. Terima kasih.”-Ali


Judul : Komet Minor
Penulis : Tere Liye
Tahun Terbit: 2019
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama

Comments

Popular Posts